Latest Entries »

Bab I (pendahuluan) Karya Tulis & Bibliografi

 BAB I

PENDAHULUAN

 1.1 Latar Belakang Masalah

Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai salah satu instansi pemerintah yang menyelenggarakan tugas pelayanan kepada masyarakat dituntut agar selalu memberikan sebuah pelayanan yang prima kepada masyarakat untuk itu dibentuklah sebuah peraturan Kapolri guna mendukung tugas-tugas Polri. Peraturan Kapolri memuat aturan-aturan, tata cara dan petunjuk dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang mana setiap satuan organisasi Polri harus selalu up to date. Namun demikian tidak hanya anggota Kepolisian saja yang wajib mengetahui sebuah peraturan tersebut akan tetapi setiap annggota masyarakat juga harus mengetahui sebuah peraturan yang ada untuk mengetahui hak-hak apa saja yang dapat ia terima

Peraturan Kapolri adalah salah satu bentuk berita negara yang mana setiap warga negara wajib mengetahuinya untuk itu diperlukan sebuah sistem yang dengan cepat dan mudah dapat mendistribusikan peraturan tersebut. Bayangkan apabila di era digitalisasi seperti saat ini pendistribusian masih manual menggunakan jasa kurir, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk medistribusikan peraturan tersebut? Dan berapa biaya yang dibutuhkan untuk mendistribusikan peraturan tersebut?

Saat ini Polri tentunya terbantu dengan banyaknya orang-orang yang berinisiatif memposting berbagai macam peraturan-peraturan yang ada dalam Blog, website berbagi file atau media sosial pribadinya, namun demikian masih terbatas hanya beberapa peraturan-peraturan saja dan belum up to date, bahkan terkadang disaat dibutukan dalam keadaan urgensi website penyedia tidak dapat diakses, hal ini tentu akan menghambat kelancaran tugas-tugas Polri. Hal ini tentu akan menjadi penting apabila sebuah peraturan kapolri tersebut akan dijadikan sebagai referensi dalam penegakkan hukum kkepolisian di lapangan.

Terkadang sebuah instansi Polri tidak mengetahui apabila ada sebuah Peraturann Kapolri sudah dinyatakan dicabut karena sudah tidak sesuai dan diganti dengan peraturan yang baru atau terbit sebuah peraturan baru guna melengkapi peraturan yang lama. Hal ini kalau dibiarkan tentu akan menghambat pelaksanaan tugas-tugas Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dikarenakan aturan yang mereka anut/pakai sudah tidak berlaku/tidak sesuai lagi.

Untuk itu diperlukan sebuah sistem yang dengan cepat, mudah dan murah dalam mendistribusikan sebuah Peraturan Kapolri ke seluruh wilayah Indonesia tanpa terkendala jarak, waktu dan biaya yaitu dengan membuat sebuah Sistem Pendistribusian Peraturan Kapolri. Dengan demikian seluruh kendala-kendala yang ada selama ini dapat segera teratasi dengan adanya websiter

1.2  Batasan Masalah

Batasan masalah yang diambil dalam penulisan ilmiah ini adalah tentang perancangan sebuah website pendistribusian Peraturan Kapolri dimana website tersebut berisi tentang daftar peraturan Kapolri yang telah ada serta status peraturan tersebut apakah sudah dicabut dan diganti dengan peraturan yang baru ataukah tetap berlaku dan dikuatkan dengan peraturan yang baru yang lebih up date.

Pada saat ini belum ada website yang secara rinci dan lengkap menyediakan Peraturan Kapolri yang telah ada, walaupun ada orang-orang yang dengan sukarela mengupload daftar Peraturan Kapolri dalam Blog pribadinya atau beberapa media berbagi file namun demikian belum secara lengkap menginventarisir daftar Peraturan Kapolri yang ada. Dikarenakan peraturan tersebut diupluad kedalam Blog atau media berbagi file maka menu yang didapatkan tentu sangat terbatas untuk itu belum ada menu pendukung yang dapat menyatakan setatus sebuah peraturan Kapolri tersebut apakah masih belaku atau sudah dicabut dan diganti dengan peraturan yang baru, seseorang yang membutuhkan peraturan tersebut harus menelusuri sendiri di mesin pencari apakah peraturan tersebut masih berlaku atau sudah ada peraturan yang lebih baru lagi.

Untuk itu sistem  ini sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran tugas-tugas kepolisian pada khususnya dan masyarakat umum pada umumnya,. Seseorang dapat dengan mudah mendapatkan sebuah peraturan Kapolri termasuk dengan setatus peraturan kapolri tersebut apakah masih berlaku ataukan sudah dicabut dan diganti dengan peraturan yang lebih baru lagi ataukah masih berlaku dan dikuatkan dengan peraturan yang lebih baru lagi

 1.3  Tujuan Penelitian

Tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah untuk menunjang kelancaran tugas tugas kepolisian dalam pendistribusian Peraturan Kapolri dan memberi kemudahan bagi orang-orang yang memerlukan informasi tentang sebuah Peraturan Kapolri. Seorang pencari informasi tidak perlu berlama-lama menggunakan mesin pencari di internet untuk mencari sebuah Peraturan Kapolri dan menelusurinya apakah ada peraturan yang lebih baru lagi atau tidak, hanya cukup megakses website ini maka seseorang dapat dengan mudah mendapatkan informasi tentang up date Peraturan Kapolri. Cukup dengan menggakses website yang tersedia darimanapun untuk segera mendapatkan Peraturan Kapolri atau informasi lainnya yang mereka butuhkan.

Pengguna hanya perlu menyediakan sebuah perangkat komputer atau sebuah perangkat smartphone yang terkoneksikan dengan jaringan internet seorang seseorang dapat dengan cepat dan mudah mendapatkan informasi tentang sebuah Peraturan Kapolri yang terbaru Oleh karena itu diharapkan dengan adanya website ini dapat membantu dan mempermudah orang-orang yang akan memcari informasi tentang Peraturan Kapolri.

 1.4 Metode Penelitian

Metode Penelitian Ilmiah yang digunakan adalah :

  1. Studi Pustaka, yaitu dengan membaca buku-buku yang bersifat teoritis, mempelajari tutorial Macromedia Dreamweaver 8, Adobe Photoshop CS 6 dan MySQL.
  2. Studi Lapangan, yaitu melakukan observasi terhadap situs-situs sejenis yang telah ada dan mempelajari kelebihan dan kekurangannya, serta analisa terhadap situs yang telah ada tentang kebutuhan para pengguna saat ini serta pengumpulan data-data untuk dijadikan sebagai penunjang penelitian ilmiah ini.

1.4 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan yang dilakukan oleh penulis dalam Penulisan Ilmiah ini dijelaskan dalam empat bab yang membahas masalah secara singkat tanpa mengabaikan keterhubungan antara bab yang satu dengan bab selanjutnya, adapun sistematika penulisan terdiri dari:

Bab I            Pendahuluan

Menjelaskan tentang latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan penelitian dan sistematika penulisan.

Bab II           Landasan Teori

Menjelaskan teori-teori yang berhubungan dengan pembuatan website.

Bab III          Analisa Pembahasan

Menjelaskan tata cara pembuatan website dengan menggunakan Macromedia Dreamweaver 8.

Bab IV          Terdiri dari Kesimpulan dan Saran.

Daftar Pustaka

Rosady Ruslan, Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi, (Jakarta: Rajawali Pers, 2003), hal. 24
Hariyanto, S.Pd,  Mrtode Penelitian Kualitatif, (Online: http://belajarpsikologi.com/metode-penelitian-kualitatif/)

Contoh tulisan ilmiah populer

 Analisis Strategi Samsung atas ‘Tragedi’ Galaxy Note 7

Kerusakan teknis pada suatu produk tentu tidak diinginkan oleh perusahaan dimanapun. Akhir-akhir ini sedang ‘booming’ dimedia salah satu dari produk satu raja smartphone, Samsung Galaxy Note 7 meledak dibeberapa negara.

Sebelumnya Samsung mengungkapkan, di AS dilaporkan 96 unit Galaxy Note 7 mengalami overheating, termasuk 26 kasus terbakarnya perangkat dan 55 kasus kerusakan properti seperti sebuah mobil dan sebuah garasi.

Dikutip dari Komisi Keamanan Produk Konsumer (CPSC), total Galaxy Note 7 yang di recall hingga saat ini sejumlah 1,9 juta unit. Potensi kerugian yang akan diderita Samsung mencapai $17 Milliar (setara dengan Rp. 221 Triliun). Jumlah ini dihitung dengan asumsi seluruh Samsung Note 7 terjual habis.

Namun Samsung tidak berlama-lama larut dalam kesedihan. Samsung melakukan beberapa strategi cepat untuk menanggulangi permasalahan ini. Sebagai informasi, ini kasus ini bukan pertama kalinya di alami oleh Samsung. Pabrikan Korea Selatan itu pernah mengalami cobaan serupa pada 1994 dan 2009. Namun bukannya tumbang, justru Samsung mampu berdiri lebih tegak hingga menjadi raksasa seperti sekarang.

Strategi pertama, yang dilakukan Samsung untuk mengantisipasi permasalahan pada Galaxy Note 7 adalah recall. Bukan hanya recall, Samsung juga mengganti semua kerusakan yang di alami konsumen yang diakibatkan oleh Galaxy Note 7. Ini adalah strategi bagaimana Samsung menjaga kenyamanan konsumen sebagai sebuah nilai yang harus dipertahankan oleh sebuah produsen. Ketika kenyamanan konsumen dipertahankan maka kepercayaan konsumsen terhadap sebuah produk akan tetap dipertahankan.

Strategi kedua, yang dilakukan Samsung adalah mematikan produksi dan penjualan Galaxy Note. Kali ini Samsung tidak ingin mengambil resiko lebih jauh terkait keamanan konsumennya setelah proses recall yang dilakukannya gagal. Nilai kerugian non materiil akan lebih tinggi jika Samsung tetap memaksakan produksi Galaxy Note 7.

Strategi ketiga, Samsung membuat Aplikasi tarik data dari Note 7 ke S7. Setelah keputusannya mematikan produksi dan penjualan Galaxy Note 7, Samsung bertindak cepat melakukan langkah antisipasi bagi konsumen. Salah satunyanya dengan merilis aplikasi bagi pengguna Galaxy Note 7 yang ingin beralih ke Galaxy S7. Tapi aplikasi ini hanya dibatasi untuk perpindahan ke Galaxy S7 karena kebanyakan konsumen memilih beralih ke Galaxy S7. Tak hanya itu, Samsung pun menawarkan cashback senilai Rp. 1 juta jika konsumen beralih ke Galaxy S7. Tujuan utama dari strategi ini bukan hanya meminimalisir kerugian yang di alami tapi juga menjaga kiprah dan brand Samsung di segmen smartphone premium.

Hasil survey salah satu platform e-commerce ternama, Branding Brand. Tak kurang dari 1.000 pemesan Galaxy Note 7 diwawancara dengan dua pertanyaan sederhana. Pertama, apakah pelanggan tetap loyal pada brand Samsung? Kedua, apakah mereka bakal beralih ke brand lain?

Hasilnya 34% mengatakan tidak akan lagi membeli produk-produk keluaran Samsung. Dari 34% itu, 81% adalah pelanggan setia Samsung yang sebelumnya tidak pernah membeli smartphone keluaran vendor lain. meski demikian 77% menyebut tetap akan setia dengan produk Samsung. Ini adalah konsumen yang harus Samsung jaga agar tidak beralih ke vendor lain.

Strategi-strategi yang dilakukan Samsung bukan hanya untuk meminimalisir kerugian, tapi bagaimana mereka juga berusaha menjaga kepercayaan konsumen terhadap produknya. Memang reputasi Samsung terganggu karena ‘kematian’ Galaxy Note 7, namun dari sisi Brand Samsung diperkirakan akan baik-baik saja. Mengapa? Karena smartphone hanyalah sebagian dari seluruh bisnis Samsung dan Galaxy Note 7 hanya sub brand dari Samsung.

Sebagai contoh skandal manipulasi konsumsi bahan bakar mobil Volkswagen ditahun 2015 yang sangat heboh tapi ternayata tidak menimbulkan kerugian besar. Volkswagen bahkan tumbuh penjualannya 10% ditahun 2015 itu.

Jadi memang akan ada kerugian besar di keuangan Samsung di permasalahan Galaxy Note 7, namun ini tidak akan berdampak selamanya pada Brand mereka apalagi Samsung dengan cepat sudah melakukan strategi-strategi jangka pendeknya.

Informasi tambahan, Samsung memiliki brand kuat di kalangan konsumen smartphone. Terbukti pada Q1 2016 Samsung menguasai 28% pangsa pasar smartphone dunia (Data TrendForce) jauh meninggalkan Iphone yang hanya sekitar 15%.

Sumber : http://www.kompasiana.com/adinkpato/analisis-strategi-samsung-atas-tragedi-galaxy-note-7_58047448949773b0161c2690

Pertanyaan :

Kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa  aspek, yaitu :
a. Topik yang menarik
b. Mudah dipahami oleh pembaca
Jelaskan tentang kedua aspek tersebut !

Jawab :

a. Topik yang menarik
Topik merupakan hal yang pertama kali ditentukan oleh penulis dalam membuat tulisan. Topik adalah pokok bahasan yang akan penulis kembangankan dalam penulisan sebuah karya ilmiah. Memuat batasan-batasan agar materi yang penulis tulis tidak melebar keluar dari pokok-pokok yang ingin penulis sampaikan kepada pembaca
Dalam sebuah karya tulis ilmiah, topik yang menarik merupakan salah satu dari aspek penentu kualitas dari tulisan yang akan dibuat.Pemilihan materi tentang hal-hal yang baru dan up to date serta mendukung keadaan situasi terkini biasanya lebih senang. Pembaca adaah sebagai penilai, apakah tulisan yang kita buat, layak dibaca atau sebaliknya. Biasanya mereka akan melihat topik penulis pilih terlebih dahulu, sebelum seorang pembaca mendalami seluruh isi sebuah tulisan.

Maka dari itu, sangat penting bagi seorang penulis untuk menentukan topik apa yang akan mereka angkat menjadi karya tulis ilmiah agar tulisannya menarik para pembaca

b. Mudah dipahami oleh pembaca
Sebuah karya tulis yang baik dapat dinilai dari struktur bahasa yang baik pula.Pemilihan kalimat penting dilakukan guna menyampaikan apa yang akan disampaikan penulis kepada pembaca. Penggunaan kalimat-kalimat ringan yang dapat mudah dimengerti pembaca namun tidak merubah nilai dan maksud pesan yang akan penulis sampaikan. Dari segi struktur penulisan haruslah saling berkaitan dan runtun, tidak terpisah-pisah ataupun terputus. Hal ini berguna agar pembaca tidak bingung dalam memahami sebuah tulisan, sehingga pembaca dapat mengambil ilmu dari sebuah tulisan dengan berurut/berjenjang tidak dengan ujug-ujug. Maka dari itu penting sebuah tulisan mepunyai struktur bahasan yang baik serta mempunyai struktur penulisan yang baik pula agar mudah dipahami oleh pembaca.

IT Forensik

IT Forensik adalah penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk memelihara barang bukti tindakan kriminal

IT Forensik adalah cabang dari ilmu komputer tetapi menjurus ke bagian forensik yaitu berkaitan dengan bukti hukum yang ditemukan di komputer dan media penyimpanan digital.

Komputer forensik juga dikenal sebagai Digital Forensik yang terdiri dari aplikasi dari ilmu pengetahuan kepada indetifikasi, koleksi, analisa, dan pengujian dari bukti digital.

Kegunaan dari IT forensik adalah sebagai berikut :

  • Mendapatkan fakta-fakta obyektif dari sebuah insiden / pelanggaran keamanan sistem informasi. Fakta-fakta tersebut setelah diverifikasi akan menjadi bukti-bukti (evidence) yang akan digunakan dalam proses hukum.
  • Untuk menjelaskan keadaan artefak digital terkini. Artefak Digital dapat mencakup sistem komputer, media penyimpanan (seperti hard disk atau CD-ROM), dokumen elektronik (misalnya pesan email atau gambar JPEG) atau bahkan paket-paket yang secara berurutan bergerak melalui jaringan.
  • Mengamankan dan menganalisa bukti digital. Dari data yang diperoleh melalui survey oleh FBI dan The Computer Security Institute, pada tahun 1999 mengatakan bahwa 51% responden mengakui bahwa mereka telah menderita kerugian terutama dalam bidang finansial akibat kejahatan komputer. Kejahatan Komputer dibagi menjadi dua, yaitu :
    1. Komputer fraud : kejahatan atau pelanggaran dari segi sistem organisasi komputer.
    2. Komputer crime: kegiatan berbahaya dimana menggunakan media komputer dalam melakukan pelanggaran hukum.

Contoh kasus yang dapat dibuktikan dengan IT Forensik misalnya:

  • Pencurian kata kunci atau “password” untuk mendapatkan hak akses;
  • Pengambilan data elektronik secara diam-diam tanpa sepengetahuan sang empunya;
  • Pemblokiran hak akses ke sumber daya teknologi tertentu sehingga yang berhak tidak dapat menggunakannya;
  • Pengubahan data atau informasi penting sehingga menimbulkan dampak terjadinya mis-komunikasi dan/atau dis-komunikasi;
  • Penyadapan jalur komunikasi digital yang berisi percakapan antara dua atau beberapa pihak terkait;
  • Penipuan dengan berbagai motivasi dan modus agar si korban memberikan aset berharganya ke pihak tertentu;
  • Peredaran foto-foto atau konten multimedia berbau pornografi dan pornoaksi ke target individu di bawah umur;
  • Penyelenggaraan transaksi pornografi anak maupun hal-hal terlarang lainnya seperti perjudian, pemerasan, penyalahgunaan wewenang, pengancaman, dan lain sebagainya;
  • Penyelundupan file-file berisi virus ke dalam sistem korban dengan beraneka macam tujuan;
  • Penyebaran fitnah atau berita bohong yang merugikan seseorang, sekelompok individu, atau entitas organisasi; dan lain sebagainya.

Hal-hal yang mendukung penggunaan IT Forensik

  • Dalam kasus hukum, teknik digital forensik sering digunakan untuk meneliti sistem komputer milik terdakwa (dalam perkara pidana) atau tergugat (dalam perkara perdata).
  • Memulihkan data dalam hal suatu hardware atau software mengalami kegagalan/kerusakan (failure).
  • Meneliti suatu sistem komputer setelah suatu pembongkaran/pembobolan, sebagai contoh untuk menentukan bagaimana penyerang memperoleh akses dan serangan apa yang dilakukan.
  • Mengumpulkan bukti menindak seorang karyawan yang ingin diberhentikan oleh suatu organisasi.
  • Memperoleh informasi tentang bagaimana sistem komputer bekerja untuk tujuan debugging, optimisasi kinerja, atau membalikkan rancang-bangun.

suber: https://id.wikipedia.org/wiki/Komputer_forensik

1. Jelaskan apa yang menjadi alasan peyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi sehingga ada orang atau pihak lain menjadi terganggu!
2. Bagaimana cara menanggulangi gangguan-gangguan yang muncul karena penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi? Jelaskan!
3. Sebutkan salah satu kasus yang terjadi berkaitan dengan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi, beri tanggapan akan hal tersebut!

Jawaban :
1. alasan peyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi sehingga ada orang atau pihak lain menjadi terganggu
– Rasa ingin tau yang berlebihan dalam diri seseorang sehingga menyebabkan dirinya tanpa disadari telah melakukan penyalahgunaan layanan telematika.
– Ingin mengetahui rahasia orang, seperti Meretas atau hack akun social media atau web seseorang
– Kepentingan kelompok juga dapat menjadi alasan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi seperti memanipulasi hasil pemilu. Maka untuk itu banyak cara dilakukan termasuk penyalahgunaan fasilitas teknologi.
– Ingin memperoleh kekayaan atau uang, seperti asih banyaknya orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan penyalahgunaan layanan telematika untuk mendapatkan materi berupa uang

2. Cara menanggulangi gangguan-gangguan yang muncul karena penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi

Pembatasan konten-konten sebagai peran pemerintah yang diperbolehkan beredar di kalangan masyarakat melalui fasilitas telematika. Hal ini merupakan bagian dari pemerintah dimana dengan adanya kebijakan pembatasan konten dewasa maupun konten yang bersifat SARA supaya setiap konten yang diakses oleh masyarakat adalah konten yang positif dan bermanfaat.
Diberikan penyuluhan sedini mungkin tentang penggunaan telematika secara bijak untuk menghindari dari hal-hal yang menyalahi aturan.
Cara yang paling mudah menanggulangi gangguan bisa dilakukan dengan cara merekrut orang yang ahli dan berpengalaman dalam menangani kasus penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi.
Cara lain salah satunya adalah dengan mencari celah keamanan yang berhasil ditembus lalu menanganinya sendiri dan juga dengan cara melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib sesuai dengan UU yang berlaku.

3. Salah satu kasus yang terjadi berkaitan dengan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi

Contoh salah satu kasus yang terjadi berkaitan dengan itu adalah

Dunia perbankan melalui Internet (e-banking) Indonesia dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain- domain dengan nama mirip http://www.klikbca.com (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain http://www.klik-bca.com, kilkbca.com, clikbca.com, klickca.com, dan klikbac.com.
Isi situs-situs plesetan ini nyaris sama. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat diketahuinya. Diperkirakan, 130 nasabah BCA tercuri datanya. Menurut pengakuan Steven pada situs bagi para webmaster di Indonesia, (http://www.webmaster.or.id) membuat situs plesetan tersebut bertujuan agar publik berhati- hati dan tidak ceroboh saat melakukan pengetikan alamat situs (typo site), bukan untuk mengeruk keuntungan.

Apa manfaat dan dampak negatif dari jaringan komputer sebagai media untuk mengakses layanan telematika, jelaskan!

Manfaat dari jaringan komputer sebagai media mengakses layanan telematika:

  1. kemudahan dalam melakukan tranformasi data dan informasi (kecepatan waktu), dahulu pengiriman suatu data dan informasi masih menggunakan bentuk printout dan pengirimannya masih menggunakan jasa manusia sehingga kecepatan sebuah informasi atau data sampai pada tujuannya memakan waktu yang cukup lama, sekarang dengan adanya layanan telematika hanya cukup beberapa detik saja sebuah informasi sampai kepada tujuannya.
  2. Mempersingkat jarak, jarak yang terlampau jauh semisal komunikasi antar negara tentunya akan memakan banyak waktu agar sebuah informai atau data dapat sampai kepada tujuannya, dengan adanya layanan telematika jarak yang cukup jauh bukan menjadi hambatan, seseorang cukup hanya menyediakan layanan jaringan internet dan dimana saja dia dapat mengirim atau menerima sebuah data atau informasi.
  3. Penghematan biaya, tentunya apabila mempertimbangkan waktu dan jarak makan biaya yang akan timbul pasti akan besar, semakin jauh jarak pasti akan memakan waktu yang lama, sebuah data atau informasi akan dikirim dari negara asal menggunakan jasa kurir, kemudian pasti berat fisik akan dikenakan biaya, berapa biaya yang akan timbul? Dengan adanya layanan telematika cost yang dibutuhkan tidak terlalu mahal karena sekarang biaya mengakses internet sudah terjangkau.
  4. Ketepatan, pengiriman sebuah data atau informasi lebih terjamin tentu dengan memastikan apakah alamat penerima sudah tepat.

Dampak negatif jaringan komputer sebagai media untuk mengakses layanan telematika:

  1. pencurian data, sebuah data akan ditempatkan pada sebuah server, seorang pesaing bisnis atau orang yang tidak bertanggung jawab lainnya biasanya akan melakukan pembajakan untuk tujuan tertentu yang akan menguntungkan dia.
  2. cyber crime, seseorang dapat mengakses sebuah situs jual beli dengan menggunakan account palsu guna mendapatkan barang/keuntungan yang diinginkannya diluar tanggung jawab serta maraknya judi online dimana setiap orang bahkan anak kecil sekalipun dapat mengaksesnya.
  3. pembajakan software, biasanya terjadi pada software yang berbayar, karena alasan tersebut seseorang akan melakukan pembajakan guna mendapatkan software dengan gratis.
  4. penyebaran virus, seseorang akan sengaja menyebarkan virus untuk tujuan tertentu, sistem kerja virus adalah menginfeksi sebuah komputer kemudian akan mmengganggu kinerja komputer tersebut, bayangkan apabila yang diinfesi adalah server sebuah perusahaan besar pasti kerugian yang akan timbul juga besar.
  5. penyebaran situs yang berbau pornografi, seorang anak dibawah umur dapat dengan udah mengakses layanan internet termasuk dalam mmengakses website yang berbau pornografi. Hal ini tentu bukan konsumsi yang layak untuk anak-anak dibawah umur.

Berikan contoh aplikasi-aplikasi apa saja yang berkembang yang memanfaatkan jaringan komputer khususnya internet dalam telematika!

  1. LPSE, adalah sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui sistem online
  2. E-Ticketing PT. KAI adalah layanan pemesanan tiket secara online yang disediakan oleh PT.KAI dimana seorang palanggan dapat memesan tiket perjalanan dimana saja dan melakukan pembayaran di ATM atau melalui E-Banking.
  3. Layanan masyarakat dari pemerintah, sebagai contoh layanan BPJS, seseorang dapat medaftar dengan online melalui situs resmi BPJS.
  4. Internet Banking, lebih dikenal dengan sebutan electronic banking (E-Banking). Adalah sebuah layanan aktivitas perbankan yang dapat dilakukan di rumah, kantor atau tempat lain dengan menggunakan jaringan internet
  5. E-Commerce, disebut juga perdagangan elektronik yaitu suatu kegiatan yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi, terutama internet. Interet memungkinkan orang atau organisasi yang berada pada jarak jauh dapat berkomunikasi dengan biaya yang murah. Kemudian dimanfaatkan pada perdagangan internet.
  6. Media Social Network, saat ini banyak situs d internet yang mengkhususkan diri sebagai jejaring sosial online, seperti facebook, twitter, myspace dan sebagainya. Situs jejaring sosial dapat dibedakan menjadi dua, yaitu situs jejaring sosial yang mengkhususkan untuk komunikasi tertentu saja dan situs jejaring sosial yang terbuka untuk semua orang.

 

Faktor apa yang mendasari perkembangan telematika di Indonesia semakin meningkat, sebutkan dan jelaskan!

  1. Pemakai/User, Saat ini perkembangan telematika di Indonesia sangat pesat , hal ini dipengaruhi oleh intensifitas pemakai dalam mengakses berbagai layanan di internet, internet telah menggantikan media fisik dalam mencari sebuah informasi karena lebih mudah diakses.
  2. Provider, yang merupakan penyedia layanan internet. Di Indonesia sendiri banyak sekali provider yang menawarkan berbagai kemudahan seperti paket internet murah, mereka berlomba-lomba menggaet pelanggan agar menggunakan produk mereka, ini membuat persaingan semakin banyak dan membuat pelanggan semakin mudah dalam mengakses layanan telematika.

Jelaskan menurut pendapat masing-masing tentang faktor-faktor yang mempengaruhi layanan telematika dapat dengan mudah diakses!

  • ketersediaan media layanan telematika, jumlah ketersediaan media untuk mengakses layanan telematika seperti warnet dengan jumlah komputer yang cukup banyak dan kenyamanan yang terjamin
  • mudah digunakan (tidak membingungkan), bagi orang awam pengalaman pertama kali saat menggunakan layanan telematika sangatlah penting, sehingga apabila sebuah layanan telematika susah/membingungkan saat diakses maka akan membuat orang malas untuk mengaksesnya
  • biaya yang murah, dengan fasilitas standar dan kecepatan akses yang cukup tinggi dengan biaya murah

Bagaimana pengaruh telematika di berbagai bidang? berikan contoh layanan telematika pada bidang pendidikan!

Di era globslisasi seperti sekarang ini sangat diperlukan layanan telematika di barbagai bidang dikarenakan permasalahan yang mulai komplek dan kita semakin dituntut untuk lebih cepat dalam memberikan layanan, untuk mencari informasi terbaru serta untuk sarana penyampaian informasi yang lebih cepat dan fleksibel sangatlah fital diperlukan media telematika guna mendukung tugas perkantoran maupun dalam bidang pendidikan. Bayangkan apabila penyampaian informasi ke luar daerah harus menggunakan media manual seperti pos, maka sebuah informasi akan perlu banyak waktu untuk sampai di tempat tujuan sehingga fedback yang diharapkan akan diterima akan lebih lama diterima. Dengan media telematika tidak perlu menunggu sampai berhari-hari, cukup hanya menunggu beberapa menit dengan kecepatan jaringan internet standar untuk tersampaikannya sebuah informasi ke tujuan.

Contoh layanan telematika pada bidang pendidikan: orang tua murid sekarang tidak pelu datang ke sekolah untuk melihat pengumuman hasil ujian nasional, cukup dengan duduk di rumah dan membuka website yang telah disediakan oleh sekolah.

Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan untuk mengurangi dampak negatif dari telematika, jelaskan!

  • Tidak menelan mentah-mentah informasi yang didapat dari internet sebagai sumber utama. Menyaring atau memilah-milah tiap informasi dengan baik.
  • Sangat dianjurkan agar orang tua mengawasi anak di bawah umur 17 tahun untuk tidak mengakses situs pornografi maupun situs perjudian.
  • Selektif dan bertindak lebih bijak dalam membuka sebuah website.
  • Tidak menaruh semua informasi yang bersifat pribadi ke dalam situs jejaring sosial, contohnya tempat tanggal lahir dan domisili.
  • Mengganti password secara berkala agar dapat terhindar dari pencurian data.

Apa fungsi dari telematika? Jelaskan!

  • Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.
  • Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

Perangkat Lunak (software) merupakan suatu program yang dibuat oleh pembuat program untuk  menjalankan perangkat keras komputer. Perangkat Lunak adalah program yang berisi kumpulan instruksi untuk melakukan proses pengolahan data. Software sebagai penghubung antara manusia sebagai pengguna dengan perangkat keras komputer, berfungsi menerjemahkan bahasa manusia ke dalam bahasa mesin sehingga perangkat keras komputer memahami keinginan pengguna dan menjalankan instruksi yang diberikan dan selanjutnya memberikan hasil yang diinginkan oleh manusia tersebut.

Software atau perangkat lunak komputer berdasarkan distribusinya dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu software berbayar, software gratis atau free ( Freeware, free software, shareware, etc) .

Software berbayar merupakan perangkat lunak yang didistribusikan untuk tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya. pengguna yang menggunakan software berbayar umumnya tidak diijinkan untuk menyebarluaskan software tersebut secara bebas tanpa ijin ada penerbitnya. contoh software berbayar ini misalnya adalah sistem microsoft windows, microsoft office, adobe photo shop, dan lain-lain.

Freeware atau perangkat lunak gratis adalah perangkat lunak komputer berhak cipta yang gratis digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fungsi tambahan). Para pengembang perangkat gratis seringkali membuat perangkat gratis freeware “untuk disumbangkan kepada komunitas”, namun juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembangan selanjutnya. Freeware juga didefinisikan sebagai program apapun yang didistribusikan gratis, tanpa biaya tambahan. Sebuah contoh utama adalah suite browser dan mail client dan Mozilla News, juga didistribusikan di bawah GPL (Free Software).

Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak harus gratis. Pada kenyataannya, namanya adalah karena bebas untuk mencoba perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) dan di sanalah letak inti dari kebebasan program-program .

Perbedaan yang nyata antara Free Software dan Freeware. Konflik muncul dalam arti kata free dalam bahasa Inggris, yang berarti keduanya bebas dan gratis. Oleh karena itu, dan seperti yang disebutkan sebelumnya, Free Software tidak perlu bebas, sama seperti Freeware tidak harus gratis.

Shareware juga bebas tetapi lebih dibatasi untuk waktu tertentu. Shareware adalah program terbatas didistribusikan baik sebagai demonstrasi atau versi evaluasi dengan fitur atau fungsi yang terbatas atau dengan menggunakan batas waktu yang ditetapkan (misalnya 30 hari) . Dengan demikian, memberikan pengguna kesempatan untuk menguji produk sebelum membeli dan kemudian membeli versi lengkap dari program. Sebuah contoh yang sangat jelas dari tipe ini adalah perangkat lunak antivirus, perusahaan-perusahaan ini biasanya memudahkan pelepasan produk evaluasi yang hanya berlaku untuk jumlah hari tertentu. Setelah melewati maksimum, program akan berhenti bekerja dan Anda perlu membeli produk jika Anda ingin tetap menggunakannya.

Sistem komputer adalah kumpulan dari elemen-elemen komputer (hardware, software, brainware) yang saling berhubungan (terintegrasi) dan saling berinteraksi untuk melakukan pengolahan data dengan tujuan menghasilkan informasi sesuai dengan yang diharapkan.

Perangkat komputer harus bisa difungsikan secara komprehensif (kompak dan bersama-sama) dalam melaksanakan tugasnya yaitu dalam mengolah data atau informasi. Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolah data agar menghasilkan suatu informasi, maka diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software, dan brainware. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan yang saling mendukung untuk bekerja sama. Hardware tidak akan berfungsi apabila tanpa software, demikian juga sebaliknya. Dan keduanya tidak akan bermanfaat apabila tidak ada manusia (brainware), selaku pengguna yang mengoperasikan sreta mengendalikannya.

PengertianSistem Operasi Komputeradalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol atau memanajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk membantu meringankan kegiatan manusia.Sistem operasidalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.

Sistem Operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer yang dimaksud dalam hal ini adalah Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah sistem operasi komputer berjalan, dan sistem operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, scheduling task, dan user interface. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.

Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka sistem operasi komputer akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.

berikut ini merupakan contoh-contoh dari sistem operasi komputermisalnya adalah Windows, Linux, MacOS, dan lain lain. Di bawah ini merupakan tampilan antarmuka sistem operasi Windows 7, Linux (ubuntu), dan Mac OS X

  • Tampilan interface windows 7
  • Tampilan interface linux Ubuntu
  • Tampilan interface sistem operasi Mac OS X

Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Ada yang membuat perbedaan yang jelas antara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, dan proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis.

Alter berpendapat untuk sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.

Dengan demikian, sistem informasi antar-berhubungan dengan sistem data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain. Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan.

Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informatika.

Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.

Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.