1. Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi dalam bahasa Yunani : ὄργανονorganon  memiliki arti alat adalah suatu kelompok  orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan yang prinsip. Serta berbagai ahli berpendapat bahwa pengertian Organisasi adalah sebagai berikut:

  1. Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikan “organisasi ialah setiap bentuk persektuan antara dua orang atau lebih, yang bekerja sama serta secara formal terikat, dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan, yang mana terdapat seseorang/beberapa orang yang disebut sebagai atasan (pemimpin) serta terdapat seseorang/sekelompok orang yang disebut sebagai bawahan (anggota)”.
  2. Drs. Malayu S.P Hasibuan, mengatakan bahwa “organisasi adalah suatu sistem perserikatan formal, terstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja”.
  3. Paul Preston dan Thomas Zimmerer, mengatakan bahwa “Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerja sama untuk mencapai tujun bersama” (Organization is a collection people, arrenged into groups, working together to archieve some common objectives).

Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa organisasi memiliki  beberapa unsur dasar, yaitu          :

  1. Sekumpulan orang (memiliki massa/anggota)
  2. Kerjasama yang baik
  3. Suatu tujuan yang ingin dicapai

Dengan demikian organisasi merupakan suatu wadah guna melakukan kerjasama antar individu untuk mencapai tujuan bersama, dengan memperdayakan sumber daya yang ada.

 II.   Metode

Metode secara etimologis, metode bersala dari kata ‘met’ dan ‘hodes’ yang memiliki arti cara atau jalan yang ditempuh guna mencapai suatu tujuan. Sehingga 2 hal penting yang terdapat dalam sebuah metode ialah cara melakukan sesuatu dan perencanaan dalam pelaksanaan. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu tersebut. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai suatu tujuan.

Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat diperlukan oleh para pemateri, sebab berhasil atau tidaknya koresponden sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode pengajaranyang digunakan oleh pemateri.

III.   Hubungan Manajemen dan Organisasi

Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan  kerjasama disatu pihak dengan pihak lain. Beberapa orang yang beranggapan bahwa sesungguhnya administrasi dan manajemen memiliki arti yang sama, hanya saja istilah administrasi lebih sering digunkan pada badan kepemerintahan, sedangkan istilah manajemen lebih dipergunakan untuk organisasi swasta.
Jadi dapat disimpulkan bahwa, hubungan antara administrasi organisasi dan manajemen adalah :

  1. Kepemimpinan merupakan arti dari manajemen.
  2. Melalui manajemen semua kegiatan dapat terkoordinir serta terarahkan untuk mencapai tujuan yang telah disepakati oleh organisasi tersebut.
  3. Organisasi (formal) merupakan wadah dilaksanakannya kegiatan administrasi.

Jadi, agar dapat tercapainya tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.

IV.    Manajemen dan Tata Kerja

 

Manajemen dan Tata Kerja adalah suatu cara bagaimana (how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia amat diperlukan, serta dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan Tata Kerja yang baik, suatu manajemen akan berjalan rapi dan sesuai dengan tujuab semula. Selain itu dengan tata kerja yang tepat memiliki arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis.
Disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk:

  • Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia
  • Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan
  • Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat

Itulah tujuan diperlukannya tata kerja.
Hubungan tata kerja dengan manajemen seperti di bawah ini:

  • Manajemen: Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan
  • Tata Kerja    : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersisa.

V.      Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

 Hubungan timbal balik antara Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja dapat disimpulkan sebagai berikut       :

  • Manajemen     : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia
  • Organisasi       : Alat/Wadah bagi pencapaian tujuan tersebut serta alat/wadah bagi pengelompokkan kerjasama
  • Tata Kerja      : Pola/cara-cara bagaimana kegiatan dn kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tersebut dapat tercapai secara efisien

Dari konsep tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa, baik manajemen, organisasi dan tata kerja seluruhnya diarahkan kepada tercapainya suatu tujuan.

VI.   Sumber Referensi

http://yantiblog.wordpress.com/2010/10/15/arti-pentingnya-organisasi-dan-metode/

http://wachitnh.blogspot.com/2012/10/arti-pentingnya-organisasi-dan-metode_27.html

http://banuaw.wordpress.com/2011/10/04/arti-pentingnya-organisasi-dan-metode/